Pinjaman Bank BRI Jaminan Sertifikat Rumah. Caranya

Sebagai salah satu bank terbesar yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, tentu BRI memberikan sejumlah layanan pinjaman dengan berbagai opsi jaminan atau agunannya. Salah satunya, pinjaman bank BRI jaminan sertifikat rumah. Pinjaman ini juga dapat digunakan untuk berbagai keperluan baik produktif maupun konsumtif.

Mengenal Pinjaman dengan Jaminan Sertifikat Rumah

Seperti yang telah kita ketahui, BRI memang telah menyediakan berbagai produk pinjaman yang dapat dimanfaatkan untuk beragam tujuan. Bisa untuk modal usaha, KPR, investasi, pembayaran kendaraan, dan sebagainya. Bahkan kamu juga dapat memanfaatkan pinjaman tersebut untuk sejumlah sektor produktif seperti pertanian atau perdagangan.

Untuk mengajukan pinjaman dari bank, tentu harus ada syarat yang dipenuhi, salah satunya jaminan. Selain BPKB atau surat kendaraan, biasanya jaminan lain yang diberikan dapat berupa sertifikat rumah. Pinjaman ini dapat diakses melalui produk Kupedes BRI. Tentunya, jenis pinjaman bank BRI jaminan sertifikat rumah ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai sektor perekonomian, asalkan sudah memenuhi berbagai syarat yang sudah ditetapkan. Bahkan layanan ini dapat diakses secara mudah, terutama di seluruh unit BRI maupun Teras BRI.

Jika kebutuhan danamu untuk keperluan ekspansi bisnis atau usaha, BRI menyediakan produk pinjaman yang khusus untuk modal usaha UMKM. Dia adalah KUR BRI. Plafon yang disediakan mencapai Rp 500.000.000 tergantung syarat dan jenis usaha yang diajukan. Untuk besar cicilan perbulannya, bisa kamu lihat di sub pembahasan angsuran KUR BRI.

Ketentuan dan Syarat Pengajuan Pinjaman

syarat ketentuan pinjaman bank bri jaminan sertifikat rumah

Syarat dan ketentuan peminjaman sudah pasti harus menjadi hal yang wajib diperhatikan dan dipahami oleh semua calon debitur yang akan mulai peminjaman di BRI. Terlebih dengan jaminan sertifikat rumah maupun agunan yang lain. Adapun syarat yang dimaksud untuk pinjaman Kupedes BRI di antaranya:

  • Merupakan WNI (warga negara Indonesia) yang cakap hukum, berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Menyerahkan identitas diri seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk) dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) sebagai pelengkap identitas.
  • Menyertakan surat izin usaha atau keterangan usaha. Bagi kamu yang ingin mengajukan pinjaman maksimal 25 juta, surat keterangan dapat dikeluarkan dari minimal ketua RT/RW, sementara pinjaman di atas 25 juta minimal dari kepala desa/lurah
  • Pengajuan pinjaman yang disediakan hingga 250 juta rupiah
  • Pengalaman usaha 1 tahun untuk produk pinjaman sampai dengan 50 juta, dan 2 tahun untuk pinjaman di atas 50 juta
  • Jangka waktu untuk Kredit Modal Kerja adalah 60 bulan, sedangkan Kredit Investasi 120 bulan
  • Menyerahkan agunan tambahan yang mencakup nilai Kupedes yang diberikan untuk pinjaman di bank BRI dengan jaminan sertifikat rumah

Cara Pengajuan Pinjaman

tutorial cara pinjaman bank bri jaminan sertifikat rumah

Setelah mengetahui dan memahami apa saja persyaratan yang dibutuhkan untuk mengajukan pinjaman, maka kamu bisa langsung mengikuti langkah-langkah berikut untuk mendapatkan pinjaman yang dibutuhkan.

Cara mengajukan pinjaman bank BRI jaminan sertifikat rumah :

  1. Memastikan kelengkapan dokumen

    Hal pertama yang wajib dipenuhi adalah persyaratan yang lengkap. Mulai dari identitas diri, agunan yang diperlukan, hingga berbagai syarat dokumen dan izin lain yang telah disyaratkan. Ada baiknya membuat checklist untuk memastikan kelengkapan tersebut.

  2. Datang ke kantor terdekat

    Jika sudah memastikan kelengkapan data, segera datang ke kantor cabang BRI terdekat. Biasanya kamu akan diarahkan ke bagian customer service sehingga jangan lupa mengambil nomor antrean yang tepat.

  3. Pengisian formulir pinjaman

    Selanjutnya, sampaikan kembali maksudmu untuk mengajukan pinjaman dengan nominal tertentu dan jaminan yang akan diberikan. Kemudian, kamu akan diminta mengisi sejumlah formulir oleh petugas. Pastikan kamu sudah mengisi dan melengkapi formulir tersebut sesuai dengan jenis pinjaman yang ingin diajukan.

  4. Proses verifikasi pinjaman

    Setelah lengkap, pihak BRI akan memproses pengajuan pinjaman bank BRI jaminan sertifikat rumah tersebut. Verifikasi data dan dokumen juga akan dilakukan sebelum kemudian dilakukan survei dan uji kelayakan.

  5. Survei dan uji kelayakan

    Tahap selanjutnya adalah uji kelayakan yang akan dilakukan oleh pihak bank. Tidak jarang, pihak BRI akan datang ke rumah atau tempat usaha untuk menanyakan beberapa hal yang terkait. Umumnya, proses ini membutuhkan waktu 7-14 hari kerja karena proses dan tahap pengujian yang panjang.

  6. Tandatangan kontrak perjanjian

    Jika memenuhi persyaratan dan pinjaman disetujui, maka kamu akan diminta datang ke kantor cabang untuk menandatangani kontrak perjanjian kredit tersebut. Jangan lupa cermati dan pastikan kembali tenor pinjaman dan nominal angsuran sesuai dengan tabel pinjaman bank BRI jaminan sertifikat rumah setiap bulannya.

  7. Pencairan dana pinjaman

    Selanjutnya, pihak BRI akan mencairkan dana pinjaman ke rekening debitur. Tentu saja, sertifikat rumah akan ditahan sementara oleh pihak bank dan disimpan sebagai jaminan sampai pinjaman tersebut lunas. Jika sudah lunas, maka sertifikat rumah akan dikembalikan untuk kemudian bisa kamu gunakan sesuai kebutuhan.

Demikian beberapa hal terkait pinjaman bank BRI jaminan sertifikat rumah yang sejatinya dapat dilakukan secara mudah dan cepat, terutama jika calon debitur sudah memenuhi persyaratan. Nah, semoga informasi kami bermanfaat, selamat mencoba!

kredi avatar

Ditulis oleh

Krediblog

Menulis dari sudut pandang pengguna dan melakukan komparasi produk keuangan khususnya financial technology seperti pinjaman, kredit dan investasi. Pembaca setia Kontan, Tech in Asia hingga DailySocial. Mengelola blog ini sejak 2019.

Youtube

Instagram

Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar