Cara Dapat Uang Ratusan Ribu dari World App. Masih Bisa Cair?

Belakangan ini, aplikasi World App semakin ramai diperbincangkan, terutama di kalangan pengguna yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan. Dunia kripto memang penuh dengan kejutan, dan salah satu proyek yang menarik perhatian adalah World App, yang mengklaim memberikan imbalan hingga Rp800 ribu hanya dengan memindai iris mata. Tentunya, tawaran seperti ini memicu banyak pertanyaan: apakah benar bisa mendapatkan uang dari aplikasi ini? Bagaimana cara kerjanya, dan apakah imbalan yang dijanjikan bisa benar-benar cair?

Pada artikel ini, kita akan membahas secara mendalam mengenai cara mendapatkan uang dari World App, potensi penghasilannya, serta risiko-risiko yang harus diperhatikan sebelum kamu memutuskan untuk bergabung. Mari kita lihat lebih jauh apakah aplikasi ini masih layak dicoba.

Apa Itu World App?

World App adalah aplikasi yang dikembangkan oleh Tools for Humanity dalam ekosistem Worldcoin. Aplikasi ini berfungsi sebagai dompet digital untuk menyimpan berbagai aset kripto, seperti Worldcoin (WLD), USDC, ETH, dan BTC. Selain itu, World App juga memiliki fitur World ID, yang menjadi identitas digital pengguna yang terverifikasi melalui pemindaian iris mata.

Fungsinya mirip dengan dompet digital pada umumnya, tetapi dengan keunikan pada sistem verifikasi identitas menggunakan biometrik iris mata melalui alat khusus bernama Orb. World ID ini digunakan untuk membuktikan bahwa pengguna adalah manusia asli, bukan bot, dan memberi akses untuk berbagai layanan digital yang mendukungnya.

Namun, meski terdengar menjanjikan, keberadaan World App di Indonesia sempat menuai kontroversi. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bahkan sempat membekukan aplikasi ini sementara waktu pada Mei 2025. Meski demikian, aplikasi ini tetap populer dan banyak yang tertarik untuk mengetahui apakah mereka benar-benar bisa mendapatkan uang dengan aplikasi ini.

Cara Kerja World App dan World ID

cara kerja dapat uang ratusan ribu dari world app

Agar bisa mendapatkan penghasilan dari World App, pertama-tama pengguna harus mengikuti beberapa langkah yang cukup unik:

  1. Verifikasi Identitas dengan Scan Iris Mata
    Untuk mendapatkan World ID, kamu perlu melakukan pemindaian iris mata menggunakan perangkat bernama Orb. Pemindaian ini menghasilkan kode unik yang membuktikan bahwa kamu adalah manusia asli, bukan bot. Setelah berhasil, kamu akan mendapatkan World ID yang dapat digunakan untuk mengakses layanan dan aplikasi yang mendukung sistem identitas terdesentralisasi.
  2. Token WLD sebagai Imbalan
    Setelah mendapatkan World ID, kamu berhak mendapatkan token Worldcoin (WLD) secara berkala. Imbalan ini bisa bervariasi tergantung pada kebijakan saat itu, dan beberapa pengguna di Indonesia melaporkan mendapatkan uang tunai yang setara dengan Rp300 ribu hingga Rp800 ribu setelah menunggu beberapa waktu.

    Namun, perlu dicatat bahwa WLD adalah aset kripto dan nilai tukarnya sangat fluktuatif. Untuk mengubahnya menjadi uang tunai, kamu harus menukarnya terlebih dahulu di bursa kripto seperti Binance atau OKX.
  3. Proses Penarikan dan Konversi
    Setelah kamu berhasil mendapatkan token WLD, langkah berikutnya adalah menukarkannya menjadi uang tunai.
    Berikut adalah tahapan untuk mendapatkan uang dari World App:
    • Kirim Token WLD ke bursa kripto seperti Binance atau OKX.
    • Tukar token tersebut menjadi stablecoin atau Rupiah.
    • Tarik uang tersebut ke rekening bank atau e-wallet seperti DANA.

Meskipun proses ini cukup straightforward, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan, terutama terkait dengan fluktuasi nilai token WLD yang tidak stabil.

Bagi yang ingin tahu lebih banyak mengenai cara mendapatkan uang melalui aplikasi World App, bisa juga melihat artikel yang membahas tentang potensi imbalan yang bisa didapatkan di artikel: World App Dapat Duit.

Risiko Menggunakan World App

risiko dapat uang ratusan ribu dari world app

Meski World App menawarkan cara yang menarik untuk mendapatkan uang dengan memindai iris mata, ada beberapa risiko yang harus kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk menggunakannya.

  1. Keamanan Data Pribadi dan Biometrik
    Pemindaian iris mata adalah data biometrik yang sangat sensitif dan unik untuk setiap individu. Hal ini menimbulkan kekhawatiran mengenai privasi dan kemungkinan penyalahgunaan data tersebut. Walaupun Tools for Humanity mengklaim bahwa data iris yang terkumpul akan dienkripsi dan tidak dibagikan kepada pihak ketiga, risiko kebocoran data tetap ada. Dalam hal ini, pertanyaan mengenai seberapa aman penyimpanan data iris di aplikasi ini masih belum terjawab secara tuntas.
  2. Volatilitas Nilai Token WLD
    Worldcoin (WLD) adalah aset kripto, yang berarti nilainya bisa sangat fluktuatif. Token yang kamu terima bisa saja bernilai Rp800 ribu pada saat itu, namun harganya bisa jatuh dengan cepat. Mengingat dunia kripto penuh ketidakpastian, kamu tidak bisa mengandalkan WLD sebagai sumber penghasilan tetap atau stabil.
  3. Status Regulasi di Indonesia
    Aplikasi World App juga menghadapi masalah regulasi di Indonesia. Komdigi telah membekukan aplikasi ini sementara waktu pada Mei 2025. Selain itu, Worldcoin belum terdaftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang sah di Indonesia, yang membuat statusnya masih abu-abu dalam hukum Indonesia. Oleh karena itu, ada risiko terkait penggunaan aplikasi ini di Indonesia, terutama terkait dengan peraturan yang belum jelas.
  4. Masalah Teknis dalam Penggunaan
    Banyak pengguna yang melaporkan kesulitan teknis saat menggunakan aplikasi ini, seperti kegagalan pada proses verifikasi iris dengan perangkat Orb atau kesulitan saat mencoba menjual token WLD di bursa kripto. Proses yang melibatkan beberapa platform, seperti World App, bursa kripto, dan rekening bank, bisa membuat pengguna merasa bingung atau mengalami kendala.

Jika kamu ingin tahu lebih dalam tentang bagaimana World App mengelola keamanan data biometrik atau mempertanyakan apakah aplikasi ini aman untuk digunakan, kamu bisa cek artikel sebelumnya: World App Apakah Aman?

Catatan

World App memang menawarkan cara yang menarik untuk mendapatkan uang hingga Rp800 ribu melalui pemindaian iris mata. Namun, aplikasi ini datang dengan banyak risiko yang harus dipertimbangkan secara matang, terutama terkait dengan keamanan data biometrik dan volatilitas nilai token yang ditawarkan. Selain itu, status Worldcoin yang belum jelas di Indonesia, serta pembekuan aplikasi oleh Komdigi, menambah keraguan terkait penggunaan aplikasi ini di Tanah Air.

Jika kamu tetap tertarik untuk mencoba World App, pastikan untuk memahami risiko-risiko yang ada dan selalu cek regulasi terbaru. Jangan hanya tergiur dengan tawaran imbalan besar yang belum tentu sesuai dengan harapan. Dengan informasi yang tepat, kamu bisa membuat keputusan yang lebih bijak sebelum bergabung dengan aplikasi ini.

kredi avatar

Ditulis oleh

Krediblog

Menulis dari sudut pandang pengguna dan melakukan komparasi produk keuangan khususnya financial technology seperti pinjaman, kredit dan investasi. Pembaca setia Kontan, Tech in Asia hingga DailySocial. Mengelola blog ini sejak 2019.

Youtube

Instagram